Minggu, 24 Mei 2015

Profil Puskesmas Bangunsari



 


PROFIL PUSKESMAS BLUD
BANGUNSARI


2.1 SEJARAH
Puskesmas Bangunsari adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di sebagian wilayah Kecamatan Dolopo. Sebagai unit pelaksana teknis, Puskesmas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Puskesmas berdasarkan kebijakan dasar pusat kesehatan masyarakat (Peraturan Menteri Kesehatan nomor 75 tahun 2014) mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam sistem kesehatan nasional dan sistem kesehatan kabupaten. Puskesmas memiliki fungsi yang penting dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional. Fungsi penting tersebut antara lain:
·         Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan. Dalam hal ini puskesmas berupaya menggerakkan lintas sektor dan dunia usaha di wilayah kerjanya agar menyelenggarakan pembangunan berwawasan kesehatan. Puskesmas ikut aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap program pembangunan di wilayah kerjanya serta mengutamakan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan dan pemulihan.
·         Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini puskesmas berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat, keluarga dan masyarakat memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat, berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk pembiayaan serta ikut menetapkan, menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan.
·         Puskesmas merupakan pusat pelayanan kesehatan strata pertama. Dalam hal ini Puskesmas menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan dalam bentuk pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 741/Menkes/PER/VII/2008 tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan di kabupaten/kota, telah ditetapkan indikator kinerja dan target pembangunan kesehatan tahun 2010-2015 yang mencakup pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan, penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa serta promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Puskesmas Bangunsari berdiri sejak Tahun 2011 yang memiliki  bangunan fisik yang representative meskipun sarana prasarana dan ketenagaan masih kurang memadai. Puskesmas Bangunsari dipimpin oleh dr. Widya Wardani dan  seiring dengan perkembangan organisasi, perubahan  peraturan  serta untuk memberikan pelayanan yang lebih baik  kepada masyarakat Puskesmas Bangunsari telah mengalami beberapa peningkatan baik mengenai sarana dan prasarana Puskesmas hingga peningkatan jumlah sumber daya manusianya, yang semula Puskesmas Bangunsari hanya memberikan pelayanan dasar, kemudian sejak tahun 2014 mulai melakukan diversifikasi layanan kesehatan berupa pelayanan Klinik VCT.

2.2 ASPEK LEGAL
Puskesmas Bangunsari sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah didasari atas  Peraturan Bupati Madiun Nomor    Tahun 2011 tentang Penetapan Puskesmas Sebagai Puskermas Rawat Inap dan Rawat Jalan, Pearaturan Bupati Nomor 27 Tahun 2011 tentangTugas Pokok dan Fungsi Dinas Kesehatan. Untuk Ijin Operasional Puskesmas Masih dalam proses pengurusan di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

2.3 LOKASI BISNIS
Puskesmas Bangunsari merupakan salah satu puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Dolopo, terletak di Jalan Panjang Punjung, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun dengan nomor telepon 0351 - 368601  dan kode pos 63174 yang meliputi 5 (lima) desa dan 1 (satu) kelurahan yang kesemuanya dapat mengakses ke Puskesmas Bangunsari dengan mudah. Letak Puskesmas Bangunsari jika dibandingkan dengan beberapa tempat yang memiliki fasilitas kesehatan adalah sebagai berikut:
·         Desa terjauh kurang lebih 4 km.
·         Ibu kota Kabupaten Madiun 16 km.
·         Ibu Kota Kabupaten Ponorogo 16 km.
·         Rumah Umum Daerah Dolopo 1 km.
·         Puskesmas Mlilir 4 km.
·         Puskesmas Geger 4 km
1)      Wilayah Kerja Puskesmas
a)      Perbatasan
Wilayah kerja Puskesmas Bangunsari berbatasan dengan
Sebelah utara
:
Desa Slambur Kecamatan Geger
Sebelah timur
:
Desa Bader Kecamatan Dolopo
Sebelah selatan
:
Desa Mlilir Kecamatan Dolopo
Sebelah barat
:
Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari
b)      Wilayah Kerja
Wilayah kerja Puskesmas Bangunsari mencakup desa:
·           Desa Dolopo
·           Desa Doho
·           Desa Ketawang
·           Desa Glonggong
·           Desa Candimulyo
·           Kelurahan Bangunsari
c)      Sarana Penunjang di wilayah kerja
1))
Sarana Pendidikan

·         Taman Kanak-Kanak
:
15

·         Sekolah Dasar( SD )
:
24

·         Sekolah Menengah Pertama(SMP)/ sederajat
:
7

·         Sekolah Menengah Atas / sederajat
:
4

·         Pondok Pesantren
:
4
2))
Tempat – tempat umum

·         Pasar
:
2

·         Supermarket/Mini
:
10

·         Tempat pengelolaan makanan
:
10
3))
Sarana Institusi



·         Sarana Ibadah
:
35

·         Perkantoran
:
18
2)      Karakteristik Wilayah
Wilayah kerja Puskesmas Bangunsari merupakan daerah agraris yang mayoritas masyarakatnya sebagai petani. Luas Wilayah kurang lebih 2.096 Ha yang terbagi ke dalam 6 (enam) desa sebagai berikut:
·         Bangunsari
:
180.30 Ha
·         Candimuly
:
641,00 Ha
·         Doho
:
230,00 Ha
·         Dolopo
·         Glonggong 
·         Ketawang
:
:
:
391,30 Ha
501,00 Ha
152,40 Ha
Transportasi antar desa semua dapat dilalui oleh semua kendaraan baik roda 2 ataupun roda 4.
3)    Data Kependudukan
Jumlah penduduk Wilayah Puskesmas Bangunsari Tahun 2014 adalah 30.627 jiwa yang terdiri dari:
·         Laki-laki
:
15.261  jiwa
·         Perempuan
:
15.366   jiwa
Secara umum profil penduduk dari Kecamatan Mantingan adalah sebagai berikut:
·         Jumlah KK
:
9571
·         Jumlah keluarga miskin (yankes)
:

·         Jumlah Masyarakat Miskin
:
3798
·         Jumlah Rumah
:
9598
·         Jumlah Ibu Hamil
:
1002
·         Jumlah Bayi
:
446
·         Jumlah anak balita ( 1-4 tahun )
:
1439
·         Angka Kematian Ibu
:
2
·         Angka Kematian Bayi
:
5
·         Jumlah Balita Gizi Buruk    
:
2
·         Jumlah PUS
:
5750
·         Jumlah KB Aktif
:
3098
·         Jumlah Peserta JKN PBI
:
2641
·         Jumlah Peserta JKN NON PBI
:
908
profil penduduk berdasarkan tingkat Pendidikan adalah sebagai berikut
·         Tidak/Belum tamat SD
:
2627
·         SD sampai SMP
:
4845
·         SLTA/MA
:
2473
·         Akademi/PT
:
452

2.4  GAMBARAN PRODUK JASA
Sebagai suatu unit pelayanan kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan serta sesuai dengan tupoksi dari Puskesmas, dimana Puskesmas mengemban tugas sebagai pelayanan umum kepada masyarakat yang tercermin dalam kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang bersifat preventif,promotif dan pelayanan khusus berupa kegiatan Upaya Kesehatan Perorangan yang bersifat kuratif, rehabilitatif.  Kegiatan yang dilaksanakan yaitu:
1)    Upaya Kesehatan Masyarakat
·         Kesehatan Ibu dan Anak
·         Kesehatan Lingkungan
·         Pemberantasan Penyakit Menular ( TB, Kusta, Demam berdarah dll)
·         Promkes
·         Gizi Masyarakat
·         Usaha Kesehatan Sekolah
·         Kesehatan Usia Lanjut
·         Kesehatan Jiwa
·         Usaha Kesehatan Kerja
·         Penjaringan HIV/ AIDS
·         Penjaringan IMS
2)    Upaya Kesehatan Perorangan
·         Rawat Jalan
ü  Poli Umum
ü  Poli Gigi dan mulut
ü  Poli KIA, MTBS dan KB
ü  Poli Gizi
ü  Poli TB dan Klinik VCT
·         Laboratorium
·         Pelayanan Farmasi
·         Rekam Medik
·         Pelayanan Administrasi Manajemen
·         Pustu Ketawang
·         Pustu Doho
·         Polindes Dolopo
·         Polindes Candimulyo
·         Polindes Glonggong

2.5  ISU-ISU STRATEGIS
·            Pelayanan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau oleh masyarakat
·            Lokasi yang strategis yang mudah dijangkau oleh sarana transportasi yang ada
·            Ketersediaan sarana prasarana yang menunjang pelayanan kesehatan yang baik
·            Ketersediaan sumber daya manusia baik medis maupun non medis
·            Usaha peningkatan mutu pelayanan Puskesmas Bangunsari dengan memberikan layanan pemeriksaan laboratorium yang representatif
·            Pengelolaan keuangan Puskesmas yang transparan dan efisien serta akuntabel
·            Pelayanan yang aman , nyaman , terjangkau serta ramah bagi pasien dan keluarganya
·            Adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai salah satu upaya pelayanan kesehatan yang berbasis asuransi dengan biaya premi terjangkau
·            Pelayanan bagi pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional yang sesuai standar dan memuaskan
·            Standarisasi semua sarana dan prasarana pelayanan
·            Adanya tuntutan penggunaan system elektronik dalam mendukung tranparansi dan akuntabilitas pelayanan
·            Adanya tuntutan penegakan remunerasi terkait kinerja staf
·            Adanya tuntutan inovasi pelayanan sebagai usaha peningkatan pendapatan fungsional dan kenyamanan pasien
·            Munculnya kompetitor baik rumah
·            Adanya tuntutan untuk mengikuti perkembangan teknologi kedokteran yang membutuhkan biaya yang besar
·            Loyalitas pasien terhadap Puskesmas