Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Selasa, 22 Oktober 2019

Profil Puskesmas Bangunsari


1.1.        LATAR BELAKANG

            Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia dan merupakan modal setiap warga negara dan setiap bangsa dalam mencapai tujuannya dan mencapai kemakmuran. Seseorang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya jika dia berada dalam kondisi tidak sehat, sehingga kesehatan merupakan modal setiap individu untuk meneruskan kehidupannya secara layak.  Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menjamin setiap warga negara memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan.
Puskesmas sebagai tulang punggung peyelenggaraan upaya pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah kerjanya berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Dalam menjalankan fungsinya, Puskesmas melaksanakan upaya kesehatan baik upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dibutuhkan manajemen Puskesmas yang baik. Puskesmas harus menerapkan fungsi manajemen secara terpadu dan berkesinambungan agar menghasilkan kinerja Puskesmas yang efektif dan efisien, karena  dalam organisasi Puskesmas terdapat sumber daya, program, sarana dan prasarana yang sangat kompleks, bila tidak menjalankan manajemen dengan baik maka akan timbul banyak permasalahan yang akan mengganggu proses dalam mencapai tujuan.
Oleh karena itu, Puskesmas harus melaksanakan manajemen dengan baik agar upaya kesehatan terselenggara secara optimal. Manajemen Puskesmas adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara efektif dan efisien. Manajemen Puskesmas tersebut terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengendalian serta Pengawasan dan Pertanggung jawaban. Seluruh kegiatan di atas merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan berkesinambungan.
Puskesmas merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Kabupaten yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya untuk melaksanakan upaya kesehatan baik upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama. Dengan demikian Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan strata pertama.


1.2.    TUJUAN

a.         Tujuan Umum
Tujuan penyusunan Profil UPT Puskesmas Bangunsari Tahun 2016 adalah untuk memperoleh dan menghadirkan data dan informasi kesehatan serta faktor-faktor kesehatan lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan penilaian tercapai atau tidaknya target kegiatan yang kelak dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan untuk menetukan langkah-langkah perencanaan selanjutnya.
b.         Tujuan Khusus
1.        Untuk memberikan gambaran tentang UPT Puskesmas Bangunsari secara lengkap baik dari segi sistem pelayanan, manajemen, fisik, program, hasil kegiatan dan sebagainya.
2.        Untuk dijadikan bahan masukan untuk evaluasi mengenai hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
3.        Sebagai salah satu bahan marketing atau promosi tentang produk-produk yang dihasilkan di UPT Puskesmas Bangunsari.


GAMBARAN UMUM UPT PUSKESMAS BANGUNSARI

2.1. Gambaran Umum
·                         No. Kode Puskesmas   :          P3519030202
·                         Nama Puskesmas         :        BANGUNSARI
·                         Alamat                         :        Jl. Panjang Punjung RT.18/RW.05 Kel Bangunsari
·                         Kecamatan                 :            DOLOPO
·                         Kabupaten                  :            MADIUN
·                         Propinsi                     : JAWA TIMUR
·                         Telepon                        :           (0351) 368601
·                         Email                            :           pkm.bangunsari@gmail.com

berdiri sejak tahun 2011, saat ini sebagai Puskesmas rawat jalan.Lokasi UPT Puskesmas Bangunsari 50 meter dari jalan besar Madiun Ponorogo,dan dekat dengan banyak fasilitas umum seperti kantor Polsek, Koramil, Kecamatan, KUA, Kelurahan, RSU Dolopo dan fasilitas umum lainnya.

2.2. Analisis geografi

UPT Puskesmas Bangunsari merupakan salah satu Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Dolopo, yang terletak di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo dan mempunyai wilayah kerja meliputi 5 desa, 1 kelurahan dan 28 dusun. yang kesemuanya dapat mengakses ke UPT Puskesmas Bangunsari dengan mudah.  Luas wilayah kerja Puskesmas Bangunsari 20.960 KM2, merupakan dataran rendah. Jarak tempuh desa ke Puskesmas terjauh sekitar 7 KM sedangkan  akses jalan semua desa bisa dilewati kendaraan roda 2 maupun roda 4.
Batas-batas wilayah kerja administrasi UPT Puskesmas Bangunsari adalah sebagai berikut:
-          Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Slambur Kecamatan Geger
-          Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Bader Kecamatan Dolopo
-          Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mlilir Kecamatan Dolopo
-          Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari

            Adapun situasi geografis di wilayah kerja puskesmas Bangunsari dapat dilihat pada gambar dibawah ini.Berikut ini adalah peta wilayah kerja puskesmas Bangunsari



Gambar 1. Peta Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangunsari













Tabel 1. Wilayah kerja Puskesmas Bangunsari

Wilayah kerja Puskesmas Bangunsari terdiri 5 desa dan 1 Kelurahan dengan 28 dusun sbb :
Tabel 1. Jumlah Dusun per Desa di wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari
No
Desa
Jumlah
Keterangan
1
Bangunsari
5
Dusun
2
Candimulyo
5
Dusun
3
Doho
4
Dusun
4
Dolopo
6
Dusun
5
Glonggong
5
Dusun
6
Ketawang
3
Dusun

Jumlah
28
Dusun











 Tabel 2. Situasi Geografis Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas BangunsariTahun 2016
No
Desa
Kategori
Jumlah Dusun
Jarak terjauh   ke PKM
                                               Kondisi Keterjangkauan desa
                     Rata-Rata Waktu Tempuh ke PKM
Roda 2
Roda 4
Jalan
1
Bangunsari
Pedesaan
4
2 KM
V
V
V
1-10 menit
2
Candimulyo
Pedesaan
5
6 KM
V
V
V
5-15 menit
3
Doho
Pedesaan
4
5 KM
V
V
V
5-15 menit
4
Dolopo
Pedesaan
6
6 KM
V
V
V
1-15 menit
5
Glonggong
Pedesaan
5
7 KM
V
V
V
5-20 menit
6
Ketawang
Pedesaan
3
4 KM
V
V
V
5-15 menit

   Dari Tabel 2.2 di atas, waktu tempuh yang digunakan untuk mencapai ke fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas Bangunsari relatif tidak lama, waktu tempuh yang terjauh ± 20 menit dan waktu tempuh yang terdekat 1menit ini diukur dengan menggunakan kendaraan roda 2. Wilayah terjauh dari lokasi Puskesmas Bangunsari adalah dusun Sirah nogo yang masuk wilayah desa Glonggong yang berjarak ± 7 km dengan jarak tempuh ± 20 menit dengan menggunakan kendaraan roda 2. Karena hal tersebut peran pustu, polindes atau ponkesdes sangat penting dalam rangka mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.

2.3.   Analisis  Demografi/Kependudukan
Wilayah Kerja UPT  Puskesmas Bangunsari meliputi 6 desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2015 menurut sumber data desa wilayah kerja UPT Puskemas Bangunsari adalah 36.527 jiwa, dengan rincian sebagai berikut
Tabel 2. Jumlah penduduk dan Jumlah Kepala Keluarga
No.
Nama Desa/Kelurahan
Jumlah KK
Jumlah KK
Laki-laki
Perempuan
Total
1.
Bangunsari
1.671
2.397
2.401
4.798
2.
Candimulyo
1.975
2.495
2.500
4.995
3.
Doho
1.540
1885
1888
3773
4.
Dolopo
2.722
4.250
4.262
8.512
5.
Glonggong
2.295
3.227
3.234
6.461
6.
Ketawang
1000
1.373
1.377
2.750

Jumlah
11.203
15.627
15.662
31.289







2.3.1. Analisis Demografi/Kependudukan berdasarkan jumlah penduduk, Rumah Dan penyebaran penduduk
Secara rinci jumlah kepala keluarga, rumah dan penyebaran penduduk di wilayah UPT Puskesmas Bangunsari ditampilkan di Tabel 2.3
Tabel 3. Jumlah Kepala Keluarga, Rumah dan Penyebaran Penduduk di Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari Tahun 2016
No
Desa
Luas daerah (km²)
Jumlah rumah
Jumlah KK
Rata-rata jiwa/KK
Kepadatan pddk (km2)
Jumlah pddk
1
Bangunsari
1803
1218
1.671
3
265
4.798
2
Candimulyo
6410
1871
1.975
3
78
4.995
3
Doho
2300
1321
1.540
4
163
3773
4
Dolopo
3913
2715
2.722
3
217
8.512
5
Glonggong
5020
2175
2.295
4
128
6.461
6
Ketawang
1524
996
1000
3
182
2.750
Jumlah
20960
10296
11.203
3
147
31.289
Sumber : Data Kependudukan Desa wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari 2019
Berdasarkan UU No. 56/1960 tentang kategori jumlah penduduk, maka kriteria kepadatan penduduk dapat dilihat pada Tabel 2.4



Tabel 4. Klasifikasi Kepadatan Penduduk

Kepadatan Penduduk
Satuan
Klasifikasi





1
2
3



0 - 50
Jiwa / km2
Tidak padat



51 - 250
Jiwa / km2
Kurang padat



251 - 400
Jiwa / km2
Cukup Padat



401 keatas
Jiwa / km2
Sangat Padat




Luas wilayah UPT Puskesmas Bangunsari menurut data yang kami peroleh dari data desa wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari adalah kurang lebih 209,60 km2 meliputi 6 desa .Dengan cara membagi jumlah penduduk dengan luas daerah maka dapat diketahui kepadatan penduduk wilayah UPT Puskesmas Bangunsari rata-rata 147 jiwa/km2, dengan tingkat hunian rata rata  3 jiwa/rumah, ini merupakan tingkat hunian yang kurang padat.
Penyebaran dan kepadatan penduduk di masing – masing desa di wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari berkisar antara 78 jiwa/km2 sampai dengan 265 jiwa/km2. Wilayah terpadat penduduknya untuk wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari adalah di kelurahan Bangunsari yaitu 265 jiwa/km2.

2.3.2. Analisis Demografi/Kependudukan berdasarkan Kelompok Umur dan Jenis Kelamin
Komposisi jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin yang ada di Kelurahan Bangunsari dapat dilihat pada Tabel 2.5 dibawah ini.
Tabel 5. Piramida Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Di Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari Tahun 2016
DESA
UMUR ( TAHUN )

JML PDK
0-5
6-10
11-16
17
18
19-25
26-30
31-35
36-40
41-45
46-50
51-55
56-60
≥60
Bangunsari
354
342
302
470
465
355
433
401
350
390
350
345
495
375
4427
Candimulyo
450
339
346
71
78
620
457
540
468
477
427
325
248
573
5423
Doho
513
528
523
698
412
600
339
391
330
465
353
763
317
320
6547
Dolopo
667
652
670
450
308
803
863
705
801
496
583
511
313
787
8602
Glonggong
703
528
532
515
597
682
522
637
551
534
545
599
550
678
8173
Ketawang
222
250
217
199
183
354
342
250
258
242
214
201
155
268
3355
Jumlah penduduk Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari yang berada pada golongan usia antara usia 15 – 64 tahun sebanyak 30.986 jiwa ( 84,83 % ) dimana golongan usia tersebut merupakan usia produktif serta merupakan sasaran program yang paling efektif.
Untuk mengetahui angka beban tanggungan di Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari maka digunakan formula sebagai berikut :
Beban Tanggungan =
Jumlah usia tidak produktif
x 100
Jumlah usia produktif
 (sumber www.depkes.go.id tentang definisi operasional profil kesehatan 2015)
Beban Tanggungan =
5.541
x 100 = 17,88
30.986
Yang berarti setiap 100 jiwa penduduk produktif harus menanggung 18 jiwa yang tidak produktif, tingginya rasio beban tanggungan yang mencapai angka 17,88  ini merupakan faktor penghambat pembangunan ekonomi di wilayah kerja Puskesmas Bangunsari, karena sebagian pendapatan yang diperoleh oleh golongan usia produktif, harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan usia yang tidak produktif.
Sex ratio merupakan perbandingan penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan dalam datu daerah dan waktu tertentu, biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki untuk tiap 100 penduduk perempuan. (Definisi Operasional Profil Kesehatan tahun 2105)
Rasio jenis kelamin penduduk Wilayah kerja Puskesma Bangunsari dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Sex Ratio =
Jumlah penduduk laki-laki
x 100

Jumlah penduduk perempuan
 (sumber www.depkes.go.id tentang definisi operasional profil kesehatan 2015)
Sex Ratio =   18.039    x 100 = 99,03
18.488
Berdasarkan dari data yang ada ternyata jumlah penduduk perempuan (18.488 jiwa) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangunsari  lebih banyak dari jumlah penduduk laki-laki (18.039 jiwa) dengan Sex Ratio 99,03 %, oleh karenanya  perlu memberikan perhatian pada penduduk golongan perempuan sebagai jumlah penduduk yang lebih besar tetapi   upaya yang lebih intensif juga perlu  dilakukan terhadap penduduk golongan laki-laki agar tercipta kerjasama yang baik sehingga terwujud keluarga sehat.

2.3.3. Analisis Demografi / kependudukan berdasarkan jenis mata pencaharian
Mata pencaharian penduduk di Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari sebagian besar adalah petani sebanyak 5893 orang (38,9%) serta pedagang sebanyak 1106 orang (7,28%) dan yang terendah adalah PNS/TNI/POLRI sebanyak 815 orang (5,38%), hal ini disebabkan karena wilayah Bangunsari adalah sebagian besar wilayah pertanian.
Tabel 6. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Mata Pencaharian Di Wilayah kerja  UPT Puskesmas Bangunsari tahun 2016
Sumber : Data Desa Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangunsari
NO
DESA/
KELURAHAN
PNS/TNI/POLRI
PETANI
BURUH TANI
PEDAGANG
LAIN-LAIN
1
Bangunsari
231
214
306
251
962
2
Candimulyo
88
1271
1227
31
759
3
Doho
56
634
63
26
420
4
Dolopo
118
1904
1498
674
612
5
Glonggong
77
1734
539
83
271
6
Ketawang
245
136
399
41
286

TOTAL
815
5893
4032
1106
3310
2.3.4. Analisis Data Demografi / Kependudukan berdasarkan tingkat pendidikan
Dari gambaran Table 2.7 di bawah, pendidikan mayoritas penduduk Kelurahan Bangunsari adalah lulusan SD sebanyak 4845 orang ( 46,6% ), dan masih banyak yang tidak lulus SD yaitu sebanyak 2627 orang (25,3%) hal ini tentunya sangat mempengaruhi terhadap status sosial ekonomi masyarakat, dimana akan berdampak pula pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat itu sendiri.
Perlu adanya antisipasi kedepan dengan bekerjasama antara Lintas Sektoral seperti Kelurahan, Kecamatan, Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan agar tidak bertambah lagi jumlah anak yang hanya lulusan SD, maupun yang hanya bisa baca tulis saja namun tidak lulus SD karena kedaan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai masalah di masyarakat seperti masalah ekonomi, kesehatan dan keamanan seperti Kriminalitas, Narkoba, Miras maupun PSK.Oleh karena salah satu penentu keberhasilan pembangunan salah satunya adalah bidang pendidikan. Diharapkan dengan lebih meningkatnya pendidikan masyarakat, dapat mengungkit pembangunan diberbagai sektor.
Sasaran Program Puskesmas tersebut di atas, kemudian di kelompokan pada kelompok sasaran program. Kelompok sasaran program di wilayah kerja Puskesmas Bangunsari ada sebanyak 10397 orang (38,35%) ini termasuk didalamnya jumlah anak sekolah baik SD, SMP maupun SMA sebanyak 7318 orang (15,87%). Bila dibandingkan dengan tenaga, sarana dan prasarana yang ada di UPT Puskesmas Bangunsari, maka hal ini merupakan suatu tantangan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan prima bagi masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari.
Tabel 7. Jumlah Penduduk menurut Tingkat Pendidikan Di Wilayah kerja UPT Puskesmas Bangunsari tahun 2016
NO
URAIAN
JUMLAH
%
1
Tidak lulus SD
2627
25,3
2
Lulus SD
4845
46,60
3
Lulus SLTP-SLTA
2473
23,78
4
Lulus Perguruan Tinggi/ Akademi
452
4,35
JUMLAH
10397
100%
Sumber: Data Desa Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangunsari tahun 2015

2.3.5. Analisis data demografi / kependudukan berdasarkan Data Jumlah dan proporsi penduduk miskin
Dari   jumlah penduduk di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangunsari yaitu 36.527 jiwa, 3798 jiwa ( 10,4 %) diantaranya merupakan Masyarakat Miskin, tentunya ini merupakan permasalahan yang memerlukan penanganan serta prioritas kebijakan tersendiri
·         Jumlah Masyarakat Miskin
:
3798
·         Jumlah Peserta JKN PBI
:
2641
·         Jumlah Peserta JKN NON PBI
:
908

2.3.6. Analisis Data Demografi/ kependudukan berdasarkan Kelompok Sasaran Program
Dalam menjalankan kegiatan operasional pelayananan progam kesehatan, Puskesmas Bangunsari mempunyai sasaran kelompok rentan lain yang akan menerima pelayanan kesehatan dipuskesmas yaitu meliputi ibu hamil, ibu bersalin, neonates, balita, anak sekolah, dan lansia. Dimana data tersebut sangat diperlukan untuk merencanakan target sasaran kegiatan  dan merupakan angka penentu keberhasilan program kesehatan. Jumlah sasaran program di wilayah UPT Puskesmas Bangunsari tahun 2016
·         Jumlah Ibu Hamil
:
1002
·         Jumlah Bayi
:
446
·         Jumlah anak balita ( 1-4 tahun )
:
1439
·         Angka Kematian Ibu
:
2
·         Angka Kematian Bayi
:
2
·         Jumlah Balita Gizi Buruk       
:
2
·         Jumlah PUS
:
5750
·         Jumlah KB Aktif
:
3098





Grafik 1. penyebaran sasaran Program di wilayah kerja PKM Bangunsari
Tabel 10. Data Lintas Sektor Wilayah Kerja PKM Bangunsari Tahun 2016
No
Nama Lintas Sektor
Keterangan
1
Kepolisian
1 polsek
2
Pemerintahan
1 kecamatan,5 desa 1 kelurahan
3
Sekolah(TK,SD.SLTP,SLTA_
37 sekolah
4
KUA
1 KUA
5
Dinas Pendidikan
1 dinas pendidikan
6
Ketentaraan
1Koramil
7
KB
1 KBPKBK
Grafik 2. Data Lintas Sektoral wilayah kerja PKM Bangunsari tahun 2016